Menjadi Tuan Di Laut Sendiri

Pemerintah sebaiknya tetap memasukkan usaha perikanan tangkap ke daftar negatif investasi. Larangan masuknya investasi asing itu, seperti diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 44 Tahun 2016, penting demi menyelamatkan kekayaan ikan Indonesia. Pemerintah tentu telah menimbang kondisi bahwa empat dari sebelas wilayah pengelolaan perikanan Indonesia sudah mengalami overfshing. Pengalaman menunjukkan kebanyakan pelaku illegal fshing adalah kapal asing.

Sikap Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, yang mendukung daftar negatif investasi tetap diberlakukan, sama sekali tak bisa disalahkan. Tentu ia tak ingin masuknya investor asing akan memicu lagi maraknya pencurian ikan di perairan kita. Tapi Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, yang ingin larangan itu dikaji kembali, tidak asal bicara. Luhut melihat potensi ikan yang besar, misalnya di perairan Natuna, belum dimanfaatkan optimal akibat tak tersedianya kapal penangkap ikan yang cukup. Sesungguhnya ada masalah yang lebih penting dikaji selain pro dan kontra Menteri Susi dan Menko Luhut Pandjaitan itu.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *