Namanya anak, umumnya lengket dengan orangtua, baik mama maupun papanya. Anak kerap merasa cemas jika harus berpisah dari orang tuanya, bahkan sampai menangis meraung-raung. Namun, kecemasan yang timbul saat berpisah ini sebetulnya normal terjadi dalam proses tumbuh kembang anak. Rasa cemas itu muncul seiring anak mulai mobile alias bergerak ke sana kemari, berjauhan dari orangtua.

lowongan magang ke Jepang gratis untuk lulusan SMA/SMK “ ~ upstory.org ~

Anak sedang berusaha bagaimana bisa bertahan dan mengandalkan dirinya sendiri saat ia berjauhan dari orangtuanya. Ia coba menguji batasan dirinya, sejauh mana ia bisa bermain sendiri serta merasa aman dan nyaman dengan dirinya.

Justru bahaya jika anak tak merasa cemas atau tidak takut berpisah dari orangtua atau terlalu berani bertemu orang asing. Jadi, rasa cemas itu bukan karena anak enggan mandiri, tetapi menjadi alarm bagi anak dan kita untuk tetap waspada, sekalipun sedang tidak bersama. Semakin besar anak, umumnya akan lebih pandai menguasai dirinya, sehingga ia bisa mengatasi kecemasannya sendiri.

Makan Apa, Nak?

Usia prasekolah sudah mulai kenal rasa, tahu mana yang enak dan tak enak, juga sangat pemilih! Kadang karena terlalu pilah-pilih makanan, kita sering khawatir, apakah gizi yang ia peroleh dari makanan sudah cukup. Habis, ia hanya mau yang itu-itu saja, bahkan yang memasak pun bosan melihatnya.

Aturan pertama tentang makan apa yang tersaji di meja rasanya sering dilanggar. Namun, jika terus-terusan makan sesuai keinginan juga tak baik. Pertama, coba beri pemahaman pada si prasekolah untuk makan yang sudah ada. Alihkan perhatiannya sejenak, baru suapi anak. Atau, tawari ia untuk makan bersama dengan menu yang sama di meja makan, sehingga ia mau makan sendiri.

Kedua, ajak anak merancang menu dan berbelanja bahan masakan di pasar. Jadi, ia merasa ikut berkontribusi dalam hal menu di rumah, sehingga mendorong anak untuk mau makan apa yang sudah ia ikut siapkan. Ketiga, konsisten dengan jadwal makan. Makan camilan boleh, tapi sebaiknya tidak terlalu dekat dengan jam makan.

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *