Seribu Pekerjaan Bagi freelancer bersama NET89 – Jika volume pekerjaan banyak, pemberi kerja bisa memilih lebih dari satu pekerja. Untuk menghindari penipuan dan konflik, Sribulancer memberikan platform gaji online. Lewat platform ini, pemberi kerja mesti menyetor sejumlah uang kepada Sribulancer saat membuat proyek. Uang yang disetor adalah gaji yang akan dibayarkan jika pekerjaan telah diselesaikan. Jika pemberi kerja mangkir untuk memberikan gaji, Sribulancer akan membayarkan uang yang telah disetorkan ini kepada pekerja, begitupun sebaliknya.

Pekerja online dan offline Layanan ini diinisiasi oleh Ryan Gondokosumo, yang sebelumnya telah membuat website layanan crowdsourcing, Sribu.com. Untuk membesarkan pengguna, Ryan memutuskan untuk meluncurkan produk baru, Sribulancer.com. Model layanan Sribulancer sebenarnya mirip dengan Sribu.com. Hanya saja jika Sribu.com hanya terpatok pada kebutuhan dan freelancer desain, maka Sribulancer.com bisa mengakomodasi seluruh kebutuhan pengguna dan berbagai jenis pekerjaan, baik freelance ataupun full time.

“Ke depan kita kepingin bukan cuma online job saja yang ada disini, tapi juga services. Jadi kalau mau cari pembantu, SPG (sales promotion girl), OB (office boy), cleaner, notaris legal, semua bisa dicari di Sribulancer.” Ke depan, Ryan optimis bisnis Sribulancer akan fokus. Sebab, potensi pasarnya lebih besar dari Sribu yang fokus di industri desain. “Bukan cuma industri desain yang dicapture tapi juga industri­industri lain,” terangnya.

Jika melihat data Kementerian Tenaga Kerja, di Indonesia ada 56 juta unit bisnis. Dari bisnis unit ini pasti butuh tenaga kerja freelance. Jika kita ambil dalam setahun dari 56juta bisnis unit ini memerlukan satu tenaga freelance dan kita ambil 1% dari angka ini, ada 560.000 bisnis unit yang bisa dijadikan target market (Sribulancer),” jelasnya. “Anehnya, saya bikin Sribu dulu yang bisa dibilang sebenarnya turunan dari Sribulancer,” tuturnya.

Sribulancer memasuki tahap beta pada September 2014, situs ini kini sudah memiliki lebih dari 300 jenis pekerjaan yang ditawarkan dan dengan lebih dari 600 pencari kerja. Ryan mengaku masalah saat memulai Sribulancer adalah bagaimana mendatangkan employee kalau tidak ada pekerjaan yang bisa dikerjakan dan bagaimana menarik employer kalau tidak ada pekerjanya. “Ini masalah klasik ya, chicken and egg, mana yang dimulai duluan,” tuturnya. Namun, relasi yang baik dengan para desainer di Sribu.com membuat mereka menjadi para pengguna pertama Sribulancer.

Sumber : https://net89.net/

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *