Hanya saja, karena proses perawatan ini perlu dilakukan secara berkala, kemungkinannya mamil akan kelelahan karena harus bolak-balik ke dokter gigi setiap beberapa hari sekali. Jika tidak mendesak, biasanya dokter akan melakukan tindakan ini saat usia kandungan Mama memasuki trimester kedua atau ketiga. • RONTGEN GIGI

Baca juga : ausbildung jerman

Pada umumnya, mamil tidak dianjurkan melakukan tindakan rontgen apa pun selama periode kehamilan, termasuk untuk gigi. Paparan sinar radiasi ke tubuh mamil dikhawatirkan dapat memengaruhi perkembangan janin di kandungan, terutama pada trimester pertama saat pertumbuhan janin masih belum matang. Namun, bila kondisi gigi mamil tergolong gawat dan foto rontgen sangat diperlukan (misalnya, untuk menegakkan diagnosis infeksi gigi serius), maka dokter tetap akan melakukannya agar dapat menentukan langkah terbaik untuk mengatasi masalah tersebut.

Panduan yang dikeluarkan oleh The American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) pada 2004 menyebutkan, dokter gigi perlu menjelaskan kepada pasien hamil bahwa sinar-X dari prosedur diagnostik tunggal tidak menimbulkan efek berbahaya pada janin. Dengan kata lain, paparan sinar-X kurang dari 5 rad tidak berkaitan dengan meningkatnya risiko kelainan janin ataupun pregnancy loss. Untuk meminimalkan paparan sinar radiasi, mamil diminta mengenakan kain pelindung (apron) yang menutupi bagian tubuh dari pundak hingga ke bawah. Sementara penyinaran akan dilakukan hanya pada bagian muka.

Mengatasi Sariawan

Masalah lain pada mulut yang juga kerap dikeluhkan oleh mamil adalah sariawan. Selain terpe ngaruh oleh perubahan hormon, sariawan juga bisa muncul karena mamil kurang banyak mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C dan B12 serta kurang menjaga kebersihan mulut. Akibat sariawan, mamil jadi susah makan karena mulut terasa sakit dan tidak nyaman. Untuk mengatasi sariawan, Mama harus ekstra hati-hati, ya, karena tidak semua obat sariawan yang dijual bebas aman untuk kehamilan. Cukup gunakan obat oles yang mengandung aloe vera dan rajin-rajinlah berkumur dengan obat kumur untuk “membersihkan” flora mulut. Hindari mengonsumsi obat oral karena dapat berisiko bagi kehamilan.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a comment

Your email address will not be published.