Jalur Pintas Haji Ilegal Bag8

Kartu itu merupakan salah satu syarat mendapatkan paspor Filipina. Seorang perantara asal Filipina membantu Sumarjo mengurus dokumen itu. Sumarjo pun berganti nama menjadi Muhammad Rio. Seminggu di Filipina, Sumarjo kembali ke Indonesia. Ketika musim haji tiba, pada Agustus 2015, Sumarjo kembali berangkat ke Filipina. Di Bandara Soekarno-Hatta, ia bertemu dengan sekitar 100 calon haji lain yang akan berangkat lewat Filipina. Sumarjo dan rombongan kala itu tak berbusana mencolok. Mereka umumnya hanya membawa tas kecil dengan pakaian layaknya orang bepergian biasa. Setiba ia di Filipina, paspor dan visa sudah siap. Sebelum masuk bandara, perantara lokal kembali mengingatkan agar Sumarjo dan anggota jemaah lain bersikap dan berpakaian layaknya orang Filipina.

Leave a comment

Your email address will not be published.