Categories
Berita

Aplikasi untuk Online Shop Selain Via WA WEB

Aplikasi untuk Online Shop Selain Via WA WEBLayanan pelanggan (CS-customer service) adalah ujung tombak perusahaan untuk menjaga kepuasan dan loyalitas pengguna barang dan jasa mereka. Meski demikian, tak jarang garda terdepan perusahaan ini menjadi celah untuk melakukan penipuan. Teknik social engineering sering kali digunakan penjahat cyber untuk menipu para CS di contact center agar memberikan akses finansial yang mereka inginkan. Untuk itu, menciptakan layanan pelanggan yang mumpuni dan cerdas mutlak diperlukan. NICE System mengklaim solusi untuk contact center yang mereka sediakan dapat menyediakan solusi software untuk menjadikan layanan pelanggan lebih baik. Nice menggembar-gemborkan kemampuan softwarenya ini untuk meningkatkan keuntungan bisnis lewat kepuasan pelanggan. Software ini menawarkan saluran perekaman dalam satu server, Total Cost of Ownership (TCO) yang rendah, real-time streaming, otentifikasi pelanggan dengan cepat, dan identifikasi penipuan.

NICE Engage Platform bisa membantu perusahaan meningkatkan kinerja bisnis, meningkatkan efisiensi operasional, menghidari kejahatan finansial, memastikan terpenuhinya kebutuhan konsumen, dan meningkatkan keamanan transaksi. Di Indonesia, NICE berhasil menggandeng Infomedia sebagai pengguna layanan mereka. Infomedia sendiri adalah perusahaan yang menyediakan layanan manajemen proses bisnis dan jadi pemimpin pasar dalam bidang contact center. Software NICE digadang-gadang mampu menangani transaksi contact center dengan skalabilitas tinggi. Artinya, platform ini dapat mengerjakan aplikasi dan proses dalam jumlah besar. “Kami dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dengan menyederhanakan infrastruktur melalui teknologi masa depan yang telah teruji. Teknologi terbaru ini juga memiliki lingkup serta skalabilitas tinggi yang membantu kami mengembangkan bisnis dalam beberapa tahun ke depan,” terang Joni Santoso, President and Director Infomedia.

Skalabilitas tinggi ini membuat proses analisa dengan sumber data yang sangat besar (big data) pun tak jadi soal bagi software ini. Misalnya digunakan untuk menganalisa seluruh data percakapan secara simultan dan instan. Hasil analisa itu pun lantas bisa digunakan untuk mendapat insight. Data-data yang dianalisa software ini berasal dari perekaman berbagai sumber. Baik panggilan telepon, aplikasi mobile, chat, media sosial, video, dan transaksi. Hasil analisa tersebut dapat dijadikan patokan untuk mengambil keputusan. Besarnya kapasitas pemrosesan oleh NICE bisa menampung hingga lebih dari 5000 saluran per server dengan feature Advance Interaction Recorder (AIR). Dengan kapasitas demikian besar, NICE mengklaim semua itu bisa dijalankan hanya dengan server tunggal. Bahkan, software ini juga dapat melakukan pengarsipan dan penayangan ulang secara langsung lewat server yang sama. Raghav Sahgal, President, NICE APAC menyebutkan, “NICE Engage mampu memberi skalabilitas tinggi serta kemampuan perekaman yang efisien biaya, sehingga dapat memberikan keuntungan bisnis secara signifikan.” NICE juga mengklaim bahwa platform miliknya ini fleksibel. Pengguna bisa berpindah dari satu platform ke yang lain, tanpa downtime selama ekspansi lisensi. NICE mendistribusikan solusinya dengan Selindo. “Kami akan terus berkolaborasi dengan NICE untuk menyediakan inovasiinovasi terbaru bagi para pelanggan kami,” kata Sudibyo Susanto, VP Sales & Marketing Selindo. Software ini juga membantu meningkatkan pengalaman pelanggan dengan interaksi yang lebih baik dengan karyawan, serta menggali insight dari berbagai jenis interaksi dengan pelanggan.