Categories
Berita Uncategorized

Ingin Rumah Menyatu dengan Alam ? Begini Caranya

Sebagai elemen paling depan dari sebuah bangunan, sudah selayaknya pagar tampil menarik. Tidak melulu harus bermaterial keras dan masif seperti besi, beton, atau batu, pagar juga bisa dibuat dari material “lunak” seperti tanaman hidup. Pagar hidup menjadi pilihan yang bijak untuk rumah berlahan terbatas, karena kita bisa mendapatkan pagar sekaligus taman di atas lahan yang sama. Pagar tanaman juga menjadi penyumbang oksigen, penyerap karbondioksida hingga lebih dari 70 %, flter udara dan suara, serta mendapatkan manfaat ekonomis —jika tanaman yang dipilih jenis sayuran atau tanaman obat seperti pohon katuk (Sauropus androgynus), kejibeling (Sericocalyx crispus) atau beluntas (Pluchea indica). Tanaman untuk pagar bisa berdiri sendiri, jika ditanam berjejer membentuk pagar tanpa ada unsur lain. Bisa juga dipadu dengan unsur besi, kayu, atau batu dengan tanaman sebagai elemen yang lebih dominan, atau tanaman dan elemen lain tampil seimbang.

Pagar hidup tidak perlu diganti sepanjang pohonnya masih sehat dan pemilik rumah masih menyukainya. Tampilannya pun bisa dibentuk atau dipotong sesuai keinginan. Namun kita harus melakukan perawatan secara rutin, mulai dari menyiram, memberi pupuk dan menghilangkan hama. Berbeda dengan pagar bermaterial keras yang menggantinya memerlukan biaya besar dan waktu relatif lama, untuk mengganti pagar hidup tinggal mencabut tanamannya dan menggantinya dengan tanaman yang baru. Tidak semua jenis tanaman baik digunakan sebagai pagar hidup karena setidaknya tanaman tersebut harus memiliki karakter cepat tumbuh, bercabang banyak, berdaun lebat, tidak mudah rontok, dan tahan pangkas. Sementara ketinggian tanamannya maksimal mencapai 1,5 m dan ketebalan antara 30 – 50 cm. Untuk menciptakan pagar hidup yang selaras dengan fasadnya, pilihlah jenis tanaman yang sesuai. Untuk rumah tropis, misalnya, menggunakan jenis tanaman berkarakter tropis seperti teh tehan atau pucuk merah. Untuk rumah modern, menggunakan pohon yang simpel seperti bambu-bambuan.•

Pangkas Secara Rutin

Memangkas pagar hidup menjadi kebutuhan yang tak dapat ditawar. Tujuannya untuk menumbuhkan tunastunas baru sehingga tanaman menjadi rimbun dan ukuran tinggi serta lebar tanaman tidak melebihi batas maksimal. Juga untuk mendapatkan bentuk pagar yang rapi dan indah dilihat. Pemangkas dilakukan sedikitnya 2 atau 3 minggu sekali. Jika jenis tanamannya merambat, atur arah rambatannya agar mengikuti jalur yang sudah Anda tentukan. Gunakan tali untuk mengikat cabang rambatannya. Untuk pagar yang menggunakan tanaman bunga, pemotongan tidak semudah seperti pada pagar yang jenis tanamannya hanya berupa daun rimbun, tapi harus disesuaikan dengan arah tumbuh tangkai bunga yang sedang dan akan mekar karena itu keindahan bunganya juga harus bisa ditonjolkan.

Pilih Perdu atau Rambat?

Tanaman perdu seperti pucuk merah (Syzygium oleana), teh-tehan (Acalypha siamensis), dan duranta, terbilang ideal untuk dijadikan tanaman hidup yang berdiri sendiri. Karena, sebagai pagar hidup, tanaman ini tak memerlukan “partner” lain. Bentuk daunnya indah dan mudah dibentuk. Setelah ditanam dan tumbuh dengan ketinggian tertentu, tanaman-tanaman ini tinggal dipangkas secara rutin. Jika dalam jangka waktu lama tak sempat dirawat, hanya akan bertambah tinggi dan tak teratur bentuknya, namun tidak menjalar ke manamana sehingga lebih mudah menanganinya. Berbeda dengan tanaman menjalar atau merambat. Tanaman ini memerlukan sarana untuk merambat seperti pagar besi atau tembok. Setelah ditanam, arah tumbuhnya pun perlu diatur agar merambat sesuai yang diharapkan. Ada jenis tanaman rambat yang memiliki batang keras sehingga untuk memotongnya agak susah, contohnya bugenvil. Jika tanaman seperti bugenvil yang Anda pilih, rajin-rajinlah memperhatikan arah tumbuh rambatannya supaya tidak harus bersusah payah memotong batangnya yang keras.

Pastikan di Rumah Terinstal Genset Cummins

Agar rumah nyaman di tinggali selain menyatu dengan alam pastikan juga aliran listriknya terpenuhi dengan baik. Akan sangat mengganggu bila sedang bekerja di rumah dan tiba tiba mati listrik. Nah admin merekomendasikan genset cummins sebagai solusi mati listrik di rumah anda. Pastikan anda membeli genset cummins di supplier jual genset cummins terpercaya dan bergaransi

Categories
Berita

Inovasi di Jantung Victam Asia

Pameran dan konferensi yang digelar 27-29 Maret 2018 di Bangkok International & Exhibition Center (BITEC), Thailand, ini dipadati 228 peserta dari 33 negara. Gelaran dua tahun sekali ini ber – hasil memuaskan peserta dan pengunjung.

Peserta gembira de ngan kualitas pengunjung yang hadir selama tiga hari acara mencapai 6.987 orang dari 67 negara. Sebanyak 45% dari luar Thailand. Ini membuk – tikan Victam Asia adalah ajang pamer internasional yang pas di Asia untuk industri pakan dan biji-bijian. Para pengunjung pun puas dengan jumlah peserta pameran, banyaknya je nis produk yang dipamerkan, ter – utama produk-produk baru dan juga penampilan stan serta profesionalitas para staf pameran. Peserta dan pe – ngun jung dapat berdiskusi dengan se – rius menjajaki peluang bisnis di antara kedua belah pihak.

Temu Bisnis

Penyelenggara kali ini memperke nal – kan program baru temu bisnis yang mem bantu peserta dan pengunjung mencapai tujuannya secara maksimal. Caranya dengan me – ngombinasikan pe – rangkat daring yang memungkinkan pe ser – ta dan pengun jung me – rencanakan pertemu – an secara efi sien dan dibantu kon sultan. Delegasi konferensi pun menyatakan ke – puas annya terhadap kualitas presentasi.

Dalam Victam kali ini, ada enam konfe rensi, yaitu ten tang pakan a k u a k u l t u r, pakan ternak, pakan satwa ke – sayangan,global m i l l i n g , GRAPAS Asia, GMP dan ja min – an keaman an pakan, ser ta per spektif in – dustri pakan dunia. Para pembi ca – ra, yaitu IFIF (Alexan – dra de Athayde), Dr. Eckel Animal Nutri tion GmbH & Co. KG (Dr. Bernhard Ec kel), Asosiasi Pabrik Pakan Thailand (Boon tham Aramsiriwat), Aso siasi Pabrik Pakan Viet nam (La Van Kinh) dan Feed Latina (Marcio Cec – cantini) serta Depar – temen Peternakan Thailand (Kitti Koob – kaew) memberikan infor masi terkini kepa – da para eksekutif se nior industri pakan ternak interna sional. Selain pakar, konferensi juga meng – hadirkan para peserta pameran yang menampilkan presentasi teknis.

Sebut saja DSM, KSE, Buhler, Amandus Kahl, dan IDAH. Event ini menghargai inovasi yang diwujudkan dalam bentuk GRAPAS Innovation Awards dengan pemenang: Geelen Counterflow Elec trical Dryer, Henry Simon Roller – mill dari Satake dan Atta Process with PesaMill dari Bühler.