Category Archives: Home

Pelesiran ke Museum Nasional Bagian 2

Favorit pengunjung adalah benda yang ada tengah ruangan, berupa kapal yang dibuat dari kayu utuh, tanpa sambungan sedikit pun! Bagi penikmat sejarah, tempat ini adalah surga, walaupun memang, informasi yang tertera sangat minim dan seadaanya.

Baca juga “ Jual genset Surabaya

SISI KANAN: MODERN

Bagian yang lebih menarik—dan modern— adalah bangunan di sisi kanan. Bangunan yang terdiri dari 7 lantai (hanya 4 lantai untuk museum) ini sebenarnya juga bangunan lama, namun telah direnovasi interior dan eksteriornya. Di sini, Anda dapat menikmati teknologi-teknologi masa dulu, dengan kemasaan yang modern. Interiornya pun dibuat layaknya museum-museum di luar negeri, dengan warna-warna yang ceria.

Sejarah nenek moyang Indonesia menjadi tema koleksi di bangunan sisi ini. Dimulai dari zaman batu, hingga zaman sekarang. Ada ruang yang menampilkan sejarah manusia purba, ada pula yang memamerkan teknologi dari zaman kuno hingga zaman modern— sepeda besi beroda tiga hingga sepeda motor di zaman Belanda ada di sini. Prasasti dari zaman kerajaan di Indonesia pun bisa Anda lihat di sini.

Terlepas dari koleksi yang dipamerkan, bagian luar museum ini juga sangat menarik dan pantas dijadikan objek ber-narsis ria. Paduan arsitektur Yunani yang klasik dengan jembatan kaca yang modern, ditambah lagi instalasi seni karya Nyoman Nuarta berbentuk lingkaran yang bertengger di depan museum, menjadikan Museum Nasional pantas Anda jadikan tujuan wisata pertama di tahun 2016 ini.

Museum ini kerap dijuluki sebagai Museum Gajah karena patung gajah yang ada di halaman depan, yang merupakan hadiah dari Raja Chulalongkorn asal Thailand. WAKTU KUNJUNGAN Selasa—Jum’at: 08.00—16.00. Sabtu—Minggu: 08.00—17.00. Senin dan hari besar nasional: tutup TIKET MASUK Dewasa: Rp5.000 Anak-anak: Rp2.000 .

CARA MENUJU KE SANA Museum Nasional terletak di jalan Merdeka Barat No.12, Jakarta Pusat, di seberang Lapangan Monumen Nasional. Untuk menuju ke sini, Anda dapat menggunakan bus Tour Jakarta dan berhenti tepat di depan Museum Nasional. Atau bisa juga menggunakan Transjakarta koridor 1 (Blok M-Kota) dan berhenti di halte Monumen Nasional (Monas).

Pelesiran ke Museum Nasional

Museum ini kuno dan penataannya tak menarik? Eits, itu cerita lama. Sekarang ini, Museum Nasional telah dibenahi sehingga makin menyenangkan untuk dikunjungi. Menjadikan museum sebagai tujuan wisata tampaknya belum menjadi budaya di Indonesia. Masyarakat Indonesia lebih memilih menghabiskan akhir pekannya ke pantai bahkan ke mal. Kesan kuno dan tak menyenangkan menjadi alasan utama mengapa orang enggan bertandang ke museum.

Baca juga “ Jual genset Bali

Karena alasan itulah, pihak pengelola museum di Jakarta mempermak beberapa museum hingga terlihat lebih modern. Salah satu museum yang sedang berbenah diri adalah Museum Nasional atau lebih dikenal dengan nama Museum Gajah. Dulu, Museum Gajah ini identik dengan arca kuno yang diletakkan di sebuah gedung bergaya Yunani Kuno.

Terkesan suram, gelap, dan tak menyenangkan karena warna arca yang abu-abu dan layout ruangan yang sama suramnya. Sekarang ini, Museum Nasional memodernisasi bangunan dan interior ruang pajangnya, serta menambah baru ruang yang lebih modern. SISI KIRI: ARCA Begitu masuk ke dalam halaman, Anda akan menemukan dua buah bangunan berbeda gaya yang dihubungkan oleh sebuah jembatan kaca modern. Bangunan di sebelah kiri, bernapaskan arsitektur Yunani lengkap dengan 4 tiang penyangga ala Doric.

Bangunan ini memang bangunan lama, yang dibangun pemerintah Belanda pada tahun 1862 untuk menampung koleksi milik perkumpulan Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen (BG), sebuah perkumpulan pencinta ilmu pengetahuan dan budaya. Di gedung lama ini, terdapat koleksi ratusan arca dari zaman prasejarah. Yang paling terkenal adalah arca Adityawarman yang tingginya mencapai empat meter. Patung ini berwujud laki-laki yang berdiri di atas mayat dan deretan tengkorak.

Di tangan kirinya ada cangkir dari tengkorak dan di tangan kanannya ada keris pendek. Diperkirakan, patung ini ditemukan di Padang Roco, Sumatera Barat pada abad ke-13 sampai abad ke-14. Di sini juga bisa dijumpai keramik peninggalan masa lampau, termasuk keramik dari negara-negara tetangga. Ada pula miniatur rumah adat dan tekstil dari berbagai daerah Nusantara.

Seputar Kayu Trembesi Sebagai Bahan Mebel

Sejak dari dulu, furniture atau mebel Indonesia banyak dikirim ke Eropa dan Amerika sebagai komoditi eksport paling laris. Mebel Indonesia dikenal memiliki kualitas yang baik, sehingga banyak para konsumen orang orang di luar negri sana begitu menggemari barang mebel dari Indonesia. Nahh salah satu daerah penghasil mebel paling terkenal di Indonesia adalah dari Jepara. Banyak para pengrajin Jepara memanfaatkan berbagai macam jenis kayu terbaik untuk membuat beragram furniture berkualitas, kayu yang sering dipakai antara lain adalah jenis kayu jati, kayu mahoni dan terbaru sekarang adalah kayu trembesi.

Kayu trembesi sebagai bahan baku mebel Jepara terkenal akan keindahan serat kayu alaminya. Bahkan jika dilihat secara sekilas, kayu ini memiliki tampilan yang begitu mirip dengan kayu jati. Serat alami pada kayu trembesi memiliki tampilan yang begitu indah dan eksotik. Untuk lebih mengenal seluk beluk tentang kayu trembesi sebagai bahan mebel di sini kami akan mengupasnya secara menyeluruh. Simak terus ya…

Kayu trembesi atau kayu suar juga dikenal dengan sebutan kayu meh di daerah Jepara. Hal ini dikarenakan begitu miripnya (meh) atau menyerupai jenis kayu ini dengan kayu jati. Kayu trembesi dapat bertumbuh subur di daerah tropis Indonesia seperti Sulawesi, sumatra, maluku, Nusa tenggara dan Jawa. Kayu trembesi dapat tumbuh cepat dan subur hingga mencapai ukuran yang begitu besar dalam waktu cukup singkat.

Sekilas, jika dilihat kayu ini memang sangatlah mirip dengan kayu jati. bahkan setelah dibuat menjadi beberapa barang mebel untuk orang awam mungkin saja akan mengiranya mebel tersebut adalah terbuat dari bahan jati. Dulu, kayu ini sering digunakan sebagai bahan bangunan tapi kini jenis kayu trembesi lebih sering digunakan sebagai bahan baku furniture dan sering dijadikan sebagai bahan pengganti kayu jati yang memiliki harga lebih murah.

Kayu trembesi tidak memiliki kekuatan seperti kayu jati, sehingga untuk bahan furniture kayu ini tidak pernah dibuat dengan ukuran tipis. Rata rata kayu trembesi sebagai bahan furniture dibuat dengan ketebalan antara 5-15cm dan lebih sering dimanfaatkan untuk bahan pembuatan meja. Meja trembesi untuk ruang makan ataupun untuk meja tamu mampu memberikan kesan mewah elegan pada dekorasi ruangan. Terlebih lagi dengan ketebalan yang di atas rata rata, banyak yang mengira jika furniture trembesi adalah barang mewah dan mahal.

Pengaplikasian finishing warna transparan dan tetap menampilkan keindahan serat alami kayu trembesi adalah pilihan tepat untuk dapat menikmati keindahan dan keunikan dari meja trembesi atau furniture trembesi yang lain.

Salah satu pengrajin furniture jepara yang membuat berbagai macam produk furniture trembesi adalah Diva Jati Jepara. Di sana banyak sekali beragram furniture berbahan kayu trembesi seperti meja makan, set kursi tamu dan juga meja kursi cafe dan restoran dibuat dengan sangat baik dan berkualitas.

Cara Membuat Rumah Jadi Semakin Private

Cara Membuat Rumah Jadi Semakin Private – Rumah yang dibeli dalam keadaan sudah jadi, interiornya sering tak sesuai dengan keinginan penghuninya. Bagaimana agar rumah tetap nyaman dihuni? M embeli hunian berupa rumah yang sudah dalam kondisi siap huni atau “rumah jadi” kadang ada kekurangannya. Ada saja beberapa hal dari rumah tersebut yang dirasa tidak sesuai dengan keinginan. Tapi kebanyakan orang akan tetap membeli rumah yang sudah jadi, dibandingkan mencari lahan kosong untuk dibangun. Wajar saja, saat ini mendapatkan rumah di daerah yang diinginkan bukanlah hal yang mudah. Persoalan “interior tidak cocok” menjadi pertimbangan berikutnya.

Yang terpenting adalah mendapatkan rumahnya terlebih dahulu. Kurang lebih inilah masalah yang dialami Lulu ketika membeli sebuah rumah siap huni di kawasan Pantai Indah Kapuk. Interior yang tidak cocok atau kurang sesuai dengan kebutuhan dapat diatasi dengan renovasi. Di sinilah peran desainer interior dibutuhkan. Karena itu, Lulu mempercayakan proses perombakan rumahnya kepada desainer interior Ivon Xue dengan konsep modern minimalis. Melakukan renovasi interior bukanlah sekadar persoalan “mengganti dan menambahkan”. Ada banyak faktor yang menjadi bahan pertimbangan Ivon dalam mendesain. Yang pertama adalah kebijakan dari developer perumahan. Developer mensyaratkan beberapa bagian rumah yang tidak boleh diubah. Untuk itu, dibutuhkan strategi interior yang tepat dalam mengakomodasi semua kebutuhan pemilik Yang kedua adalah kebutuhan ruang yang lebih banyak dari yang tersedia pada desain awal bangunan.

Lulu membutuhkan kamar tidur tambahan untuk kedua anaknya, juga untuk orang tuanya dan orang tua suaminya. Untuk hal yang satu ini, Ivon juga mempertimbangkan bahwa kamar orang tua haruslah di lantai bawah. Tujuannya tak lain untuk mempermudah si kakek dan nenek mencapai kamar mereka tanpa perlu naik-turun melewati tangga. Tak hanya kamar tidur, Lulu juga memerlukan ruang makan yang cukup besar untuk semua anggota keluarganya. Untuk itu, taman di bagian belakang rumah diperkecil sehingga tercipta area yang cukup besar sebagai area makan. Pertimbangan yang ketiga adalah fakta bahwa beberapa penghuni menghabiskan sebagian besar waktunya di rumah. Hal tersebut menjadi alasan dibutuhkannya citra ruang yang tak hanya nyaman, tapi juga dengan atmosfer yang baik bagi para orang tua di dalamnya. Kunci utamanya adalah penerapan warm light-warm color-warm material pada seluruh bangunan.

Pertimbangan keempat adalah jumlah penghuni yang cukup banyak, yaitu 8 anggota keluarga. Dengan jumlah tersebut, desain yang tidak tepat akan membuat ruangan terkesan sempit dan sesak ketika semua anggota keluarga sedang berkumpul bersama. Solusinya adalah dihilangkannya sekatsekat dinding untuk memberi luas tambahan pada setiap area. Ruangan pun jadi terlihat lega, sekalipun jika sedang diadakan acara kumpul keluarga besar Lulu. Permainan up ceiling dan bentangan jendela yang cukup besar di area-area utama turut mempertegas tampilan “lapang”.

Semakin Tersembunyi

Saat ini telah banyak pemilik rumah yang menyediakan dapur bersih di huniannya. Tujuannya tak hanya sekedar mempermudah penghuni mengambil peralatan dapur yang sering digunakan, tapi juga untuk menyembunyikan bagianbagian kotor dari dapur itu sendiri. Ini menyebabkan dapur kotor dibuat pada area yang terpisah, bahkan seringkali cukup tersembunyi. Di rumah Lulu, dapur kotor terletak tepat di balik dapur bersihnya. Yang membuatnya tersembunyi adalah adanya dinding berlapis cermin yang membuat orang tidak tahu ada sebuah dapur di baliknya. Bahkan sekilas Anda akan kesulitan menebak di sebelah mana pintu masuknya. Si pintu masuk juga dilapis dengan cermin, sehingga terlihat menyatu dengan keseluruhan permukaan dinding. Dapur kotor yang biasa tersembunyi pun makin terkesan tersembunyi sehingga tidak akan mengurangi estetika ruangan di sekitarnya.

Gunakan Genset

Rumah akan semakin nyaman bila aliran listrik terpenuh dengan lancar. Untuk anda yang berada di wilayah jakarta, pastikan anda membekali rumah anda dengan genset jakarta berkualitas dan bergaransi. Hal ini di karenakan wilayah jakarta terkadang pemadaman listrik dari PLN terjadi dengan tiba-tiba