TERGULING? TINGGALBANGUN LAGI!

Saban Otobursa TumplekBlek, sudah menjadi kewajiban bagi Gajah Monster, panggilan kesayangan Chevrolet Blazer keluaran 1976 milik OTOMOTIF untuk ‘melangkahi’ dan melindas sekumpulan mobil dari junkyard. Namun layout area atraksi sedikit berubah. “Dari tempat start yang kini lebih jauh sudah terlihat miring,” jelas Rio Fajar, pria di balik setir Monster dengan mesin V8 big block tersebut. Alhasil, saat lompatan pertama Gajah Monster sedikit miring ke kiri pascamendarat hingga membuatnya terguling. Bodi sisi kiri yang terbuat dari bahan fber setebal 5 mm langsung pecah, sebagian oli mesin juga tumpah. Seketika mesin langsung dimatikan untuk mencegah yang tidak-tidak. Setelah Gajah Monster kembali bangun.

Namun terasa sedikit hawa keputusasaan di wajah penonton, seakan takut lompatan tadi akan menjadi akhir cerita. Game over? Tentu belum! Starter mesin, raungan dari dua lubang knalpot di samping menujukkan Gajah Monster siap beraksi lagi. Namun untuk menjaga safety, ia harus menjalani serangkaian pengecekan. Setengah jam kemudian, bigfoot dengan ban Super Swamper Irok 39,5 inci kembali siap beraksi. Akhirnya, Gajah Monster dimundurkan dari rintangan sejauh 20 meter untuk bersiap-siap. Kemudian terdengar raungan mesinnya yang menandakan pedal gas diinjak pol untuk menghantam ramp. Dan Gajah ikon OTOMOTIF ini sukses menerbangi 6 bangkai mobil. Sukses lompat di hari pertama. Pas atraksi hari kedua, long tie rod sudah diperbaiki dan lompatan berjalan lancar, bahkan terlalu lancar hingga dilakukan sampai 4 kali. Bever, freestyler dari Thailand, Asean Stunt Day juga sempat merasakan taxi ride duduk di kursi penumpang karena ingin merasakan sensasi yang berbeda dengan atraksi yang dilakukannya. “Di Thailand banyak truk, tapi tak pernah ada monster truck seperti ini. Saya sangat senang bisa merasakan ini di Indonesia,” ungkap perempuan berambut panjang ini